Skip to main content

Day 19 #30DayWritingChallenge

Tips vocation goes to Malaysia


Ada 2 tips vocation dari aku buat teman-teman sekalian. Please, pilih sesuai dengan kepribadian teman-teman ya. Pertama, group vocation yaitu teman-teman ikut program liburan ke luar negeri bareng delegasi-delegasi lainnya. Faedahnya, bagi teman-teman yang perdana ke LN itu rencananya jelas, terarah dan aman pastinya. Jadi, temen-temen cukup ikuti aja alurnya bareng sie tour guide. Ada 3 rekomendasi program dari aku berdasarkan pengalaman pribadi. Pertama, bisa pilih program Asia Youth International Model United Nations yaitu program simulasi sidang PBB. Kedua, program study tour *jelasnya baca tulisanku di #Day8. Terakhir, bisa ikut travel agent tujuan LN. Searching aja di instagram banyak kok.


Kalo di awal, aku tuh milih program AYIMUN selama 3 harian stayed di Putrajaya. Kemudian aku extended ke Penang secara mandiri agar lebih menchallenge diri. Pastiin kamu tahu mau kemana dan akan bertemu siapa ya. Waktu itu, kebetulan aku punya teman masa kecil dari kota kelahiranku yaitu Kak Yuli yang sekarang sedang bekerja di Penang.

Selama kurang lebih seminggu aku keliling kota Penang dengan panduan Kak Yuli. So, pastiin teman-teman punya pedoman atau research sebelum touring ya. Jangan lupa juga kalian menukar uang kalian sesuai dengan mata uang di negara tersebut ya. Karena kalo sudah di LN susah banget buat nemuin ATM yang sesuai dengan negara kita. Terkadang ada, tapi ada saja kendalanya. Kemarin aku juga berkendala gitu. Untungnya, Kak Yuli langsung datang dan bayarin semua kebutuhanku. 

Pun jika kendati mendapat masalah, please calm down ya. Aku pribadi pernah sampai kesasar dan ga tahu harus turun dimana. Eh, tiba-tiba saja sudah sampai di tujuan bus terakhir. Karena aku mengandalkan wifi, aku sempat makin panik karena lola banget waktu itu. Sempat mau nangis dan ketika bertanya eh justru yang kutanyai juga wisatawan yang ga bisa bahasa Inggris/Malaysia. Untungnya aku coba tenang dan duduk istigfar dulu sampai akhirnya bisa tenang dan berkomunikasi secara perlahan.

Pelajaran juga buat teman-teman kalo ke LN jangan sembarangan menitipkan/meninggalkan barang berharga. Aku pribadi pernah auto panik karena saat hendak pulang ke Indonesia, aku tiba-tiba kebelet dan harus ke toilet. Aku satu flight dengan sobatku, aku titipin tas dan segala sesuatu ke dia dan suruh dia nunggu sebentar saja. Ketika aku balik, dia ga ada. Aku auto panik dong. Bandara kan gede banget, aku muter-muter di 4 lantai bahkan sampai nanya ke sana-sini tapi tetep ga nemu. Sampai akhirnya aku lelah dan mau berdoa ke Mushalla. Eh ternyata di depan mushalla ada trolli-ku. Huuu akhirnya ketemu dan alhamdulillah tidak ada barang yang hilang, mesti justru jadi berantem kecil dengan sobatku perkara itu. 

Semoga kalian bisa belajar banyak hal dari kesalahanku selama ke LN. Mestipun, aku sudah bersiap siaga untuk segala hal tapi tetap saja bisa saja terjadi hal yang sama sekali ga kita predict sebelumnya. So, please be carfeul and cheerful. 




Comments

Popular posts from this blog

Day 26 #30DayWritingChallenge

How am I able to handle my stress? As a Muslim all I  have to do is pray, a minute, j ust take my time, t he clock is ticking, so pray. Itu pertama kali yang aku lakuin. Then, aku nyanyi sekuat-kuatnya. Even my voice is worse, IDK. Aku gemar sekali nyanyi sekuat-kuatnya tanpa memedulikan keindahan suara. Setelah puas dan lelah bernyanyi aku akan tidur tanpa sadar dan stressku menghilang. Sesederhana itu memang. Tapi sebelum menemukan cara ini, tentu aku mencoba banyak hal. Maka, kalian pun harus begitu. Cobalah banyak hal yang masih terkesan positif yang bisa membantumu keluar dari nuansa stress. Sebenarnya, stress itu ada celahnya kok. Ada berbagai pintu menuju jalan keluar. Kita hanya perlu menemukannya. Jika aku bisa, begitu pun kamu. Lantas, ketika sudah keluar apakah penyebab dari stress akan langsung punah? Memang sih belum tentu, tapi setidaknya perasaan kita jadi jauh lebih baik di kala hendak bertindak menyelesaikannya.  Ini beberapa playtlist lagu yang sering kubawa ...

Day 25 #30DayWritingChallenge

So, do I have a K-Pop bias? Yes! Aku juga punya crush yang landed di dunia K-Pop. Berhubung aku introvert yang jarang keluar rumah, salah satu hiburanku di saat bosan adalah watching my favor K-Pop which is Jungkok (BTS Member). Aku memang tidak terlalu mengenal Jungkok secara pribadi, ya iyalah ga mungkin juga ya! Lebih tepatnya aku tidak type of fans yang mencari seluruh info tentang idolnya. Seperti kapan dia lahir, apa kesukaannya, masa lalunya dan lainnya. Di sini aku pure mengagumi karya-karya dan beragaman talentanya Jungkok.  Terserah deh mau dibilang bias atau bukan, intinya aku juga sesekali ngelihat idol Jungkok. Kenapa? Apa karena tampangnya yang ganteng? Terus, seolah aku berharap punya future husband seperti itu? Sorry to say pemikiran seperti ini kumohon tolong dicut. As I said, aku kagum dengan karya-karyanya dan beragam talentanya. Pertama, Jungkok ini member BTS yang paling muda tetapi paling bertalenta menurutku. Dia bisa hampir semua hal. Nyanyi bisa, melukis bi...