How could I be fluent in Public Speaking?
Ingat, public speaking itu bukan sekadar berbicara. As the named, "in public" which is kita tidak berbicara sendiri dan bukan untuk diri sendiri. Penting untuk memperhatikan attention lawan/target bicara. Pada dasarnya, public speaking ini hampir serupa dengan debat. Jika kita salah dan gagal berbicara, maka kita pun akan gagal memenangkan situasi dan menjagak lawan bicara untuk agree bersama kita. Ingat ya, berbedat itu bukanlah hanya sekadar berdebat dan berbicara bukanlah sekadar berbicara. Ada aturan dan sistematikanya. Apa semua orang tahu? Mostly tidak, itulah alasan mengapa banyak perbedaan pendapat yang tak berujung solusi malah pertikaian.
"Mulutmu adalah harimaumu", alih-alih salah berbicara bisa berakhir pertikaian. So, kita harus paham setidaknya cara aman berbicara dan mampu menarik hati para lawan bicara. Sederhananya, ketika kita sedang berdiskusi dengan lawan bicara, kita punya tujuan yang sama yaitu "Keinginan Untuk Memahami".
Maka, pastikan intonasi, mimik, body language dan nada bicaramu terjaga dan stabil. Jika hendak meyakinkan, maka gunakan suara yang lembut nan tegas. Pilih kosa kata yang tepat dan tidak bertele-tele. Pandang lawan bicara kamu pertanda kamu menghormatinya. Mainkan gerakan tanganmu, tetapi jangan pernah menunjuk lawan bicara. Tetap utamakan etika.
Setelah mahir mempelajari tips di atas, lanjut ke teknik/sistematika berbicara agar bicaramu tidak asal bicara. Perhatikan rumus yang kusebut A-R-E-L.
1. Argumentation, adalah sebuah pendahuluan atas kasus/topik yang sedang didiskusikan. Sampaikan pendapatmu apakah kamu setuju/tidak setuju terhadap hal tersebut.
2. Reason, sampaikan alasan logis kenapa kamu setuju/tidak setuju dan diakhiri dengan statement itu menjadi penting/tidak penting untuk disetujui/tidak disetujui.
3. Evident, berikan bukti-bukti atau contoh kejadian serupa atas masalah dan alasan kamu. Akhiri juga dengan "what if" yaitu skenario dampak jika diterima/tidak serta disetujui/tidak.
4. Link back, adalah statement pengutan yang kembali ke awal oleh karenanya kamu setujui/tidak.
Umumnya, masing-masing bagian AREL disampaikan dengan batas waktu. Gunanya, agar pembicaran terdengar to the point dan mudah dipahami. A (1 menit), R (3-4 menit), E (3-4 menit), L (1 menit).
Sering-seringlah berlatih berbicara sebelum bicara dan pendengar yang baik akan menjadi pembicara yang baik. Tujuan berbicara bukanlah egoisme satu pihak yang hanya ingin berbicara, tetapi saling memahami dan memberikan penjelasan se-to the point mungkin.

Comments
Post a Comment