How did I get an income as a student at uni?
Siapa yang tidak mau jadi mahasiswa non kekurangan finasial? Katakanlah billionare, mestipun tidak sebegitunya :D. Intinya, tidak pernah kekurangan semasa kuliah. Pastinya dong, semua mahasiswa pasti mau. But, caranya bagaimana?
Be productive!
Setiap mahasiswa yang produktif alias memanfaatkan waktunya dengan tepat tentu akan bisa. Dulu, semasa aku kuliah... Kuliah itu memang nomor satu, lantas kita juga bisa menciptakan nomor-nomor lainnya. Sebisa mungkin harus produktif, jangan mau jadi kupu-kupu yaitu kuliah-pulang dan esoknya kuliah-pulang lagi. Ciptakan produktivitasmu, versi kamu sendiri. Senyamannya dan semampunya.
Di sini aku akan sedikit berbagi tips produktivitasku semasa kuliah yang bisa menghasilkan cuan. Pertama, beasiswa. Berusalah untuk bisa mendapat beasiswa. Pasalnya, biaya kuliah itu tidaklah murah. Belum lagi pengeluaran bulanannya seperti bayar sewa rumah/kos, biaya makan, listrik/air, buku kuliah, pritilan tugas individu/kelompok, transportasi hingga keinginan-keinginan semata. Bayangi, jika kamu dibantu beasiswa, kamu ga perlu mikirin itu semua. So, berusahalah mendapatkan fully funded beasiswa agar semua itu bisa tercover. Tinggal, kamu perlu mencari pemasukan-pemasukan tambahan guna mengeksplor diri. Semisal ingin ikut study tour, kursus bahasa bahkan jalan-jalan.
Semua itu bisa kok didapetin semasa kuliah. Bahkan kamu juga bisa mendapat uang lebih untuk ditabung dan bisa dikirim ke orangtua di kampung. Gila, keren banget ya? Mau kan? Yukk... simak ya...
1. Ikuti berbagai ajang kompetisi
Pastiin kamu aktif berkompetisi di daerah hingga tingkat internasional. Jika menang, alhamdulillah kamu bisa dapet double rezeki. Jika kalah, semuanya juga bisa diganti oleh pihak kampus atau lembaga yang membantu kamu. Terkait cara funding proposal kompetisi, silakan baca di #Day7.
2. Kuliah + kerja part-time
Aku dulu kuliah sambil part time jadi guru private Bahasa Inggris. Maybe, kamu juga bisa. Tinggal menyesuaikan saja dengan jurusan yang kami garap. Lumayan juga untuk biaya ngajar biasanya berkisar 25-100 ribu per pertemuan. Dulu, aku kedapaten fee yang bervariasi. Ada yang 85/jam, 100/jam hingga 50/jam. So, untuk urusan jajan dan nongki-nongki aman deh dari penghasilan ini.
3. Buka usaha/start-up
Ini yang banyak banget digelutin sama para mahasiswa produktif. Berusaha menciptakan yang digemari, so mesti dijalankan bareng kegiatan-kegiatan di atas lelahnya bakalan lillah. Aku pribadi memulai start-up ku bisa dikatan rada terlambat yaitu di akhir semesterku. Agak menyesal sih, but tetap bersyukur kok hehe. Di sini aku fokus ke menciptakan peluang olimpiade se-Indonesia sebagai medium berkompetisi guna mengasah kemampuan para siswa-siswi di Indonesia. Untuk lebih lengkapnya kalian bisa check di instragramnya langsung ya (@yes_olympic).
4. Ikut UKM / organisasi / komunitas
Ini terlihat yang paling mudah sih yang bisa kita lakukan. Coz, moztly lewat UKM lah kita bisa berwawasan luas sehingga terfikirkan hendak produktif, wanna part-time, hingga mendirikan start-up. But, ternyata ada juga loh beberapa UKM / organisasi / komunitas yang tidak hanya beraktivitas saja tetapi jyga menghasilkan cuan dan berbagi cuan-cuan tersebut.
At the end, apapun yang kamu lakukan guna mendapat cuan semasa kuliah, selagi itu halal maka lakukan. Berusalah untuk tetap produktif. Force yourself jika dirasa sulit. Memang sih, untuk pemula bakalan terasa sulit banget. But, kalo kita sudah komitmen dan tahu alasan-alasan why exactly we need it... Insya Allah bisa. Fighting !!!
.png)
Comments
Post a Comment