Why did I fall in love with Malaysia?
For me, Malaysia itu negara tetangga yang harus banget buat kita kunjungi. Aku suka hampir semua hal di Malaysia. Jika kita berangkat dari Indonesia, terutama dari Kota Medan wow tiketnya bahkan lebih murah ke LN daripada DN. Coba deh pesan tiket pesawat H-30, you will get the cheapest price, from 800 san up to sampai 400 san + kalo ada promo bisa 300 san. Ini tuh uda flight vocation termurah dibanding kita go to Bali/Yogya yang wasted 1 jutaan sekali flight.
Then, why did I fall in love with Malaysia? First, bahasa yang nyaris serupa dengan bahasa kita jadi mestipun kita ga bisa Bahasa Inggris it's okay kok. Cukup sedikit mempelajari aksen dan menyoroti perbedaan besar antara Bahasa Indo dengan Malaysia.
Second, lingkungannya bersih banget. Aku sempat tour dari selatan hingga utara Malaysia in fact, I hadn't seen any litter. Bener-bener bersih banget dari jalan raya, di alley, mall hingga pasarnya. Tranportasinya juga cukup nyaman dan murah. Bahkan ada "Gocar" yaitu bus gratis yang bisa dinaiki siapa saja di semenanjung pusat kota + ada wifinya. Di sana tuh wifi umum hampir menyebar dimana-mana. So, mestipun kita ga beli kuota Malaysia, insya Allah masih mudah dapetin internet gratis. Tapi saranku sih, tetap beli secara pribadi saja ya buat jaga-jaga. Counter penjualannya selalu menyebar kok di setiap bandara Internasional.
Third, orangnya tuh ramah-ramah banget. Aku sempat extend dan touring individu ke Penang dari Putrajaya. Honestly, it was my first time tapi ngerasa nyaman dan berani karena lingkungan dan orang-orangnya yang super baik. Dimana pun dan dengan siapapun aku bertanya, aku selalu dapat jawabannya. Mungkin karena memang mayor muslim dan aku pun berhijab, so komunikasinya lebih mudah.
Fourth, makanannya enak-enak banget. IDK why, makanan di Malaysia itu makanan yang paling cocok di lidahku. Sorry, kecuali nasinya ya. Aku agak geli dengan tekstur nasi di Malaysia yang lebih gendut, panjang + bersantan. Tapi selain itu, aku suka semua jenis makanan halalnya. My top favor is tomyam. Bahkan tomyam yang instant aja seenak itu huuu. Ketika aku bandingi rasa tomyan di Malaysia dengan di Thailand tuh 100% beda. Dan aku prefer yang di Malaysia.
Last, tempat wisatanya bervariasi, super keren dan terjangkau. Bahkan hampir di setiap destinasi wisatanya kalian bisa dengan mudahnya / tinggal pilih mau naik transportasi apa. Dengan MRT bisa, bus/gocar bisa, bahkan grab/taksi juga menyebar kok. Saran aku sih tentuin semuanya di awal ya agar lebih mudah dan ga loading ketika landing di Malaysia. Karena kalo kita baru mikir di sana, endingnya bisa jadi kita terikut dengan tawaran-tawaran dari transportasi gercep di bandara. Di chapter berikutnya aku akan kasih tips vocation di Malaysia ya, semoga bermanfaat.

Comments
Post a Comment