Skip to main content

Day 2 #30DayWritingChallenge


How did I become the most outstanding student?

Penasaran kan gimana caranya jadi Mahasiswa Beprestasi? Skuyy disimak sefruit perjuanganku mencapai gelar ini. Awalnya alasanku ingin jadi Mapres of course karena title "Mahasiswa Berprestasi" ini sangat exclusive di telinga banyak orang. Benefitsnya tuh banyak bangat. Salah satunya yang bisa kudapati selama kuliah adalah kedudukanku jauh lebih dipertimbangan ketika mendaftar program beasiswa, exchange dan lainnya. Pasca kuliah pun, gelar ini masih sangat membantu mempercantik cv/resume sebagai personal brandingku untuk kembali menjajah beasiswa dan ranah pekerjaan. 

So, apa sebenarnya Ajang Mahasiswa Berprestasi ini sampai kata writer se-cool itu? Sederhananya, Ajang Mahasiswa Berprestasi adalah sesi pemilihan mahasiswa berpotensi di bidangnya untuk dijadikan role model di kampusnya masing-masing atau bahkan di jajaran kampus-kampus se-Indonesia. Ajang Mawapres ini bertahap. Pertama di tingkat departemen/jurusan atau terkadang bisa langsung tingkat fakultas, kemudian tingkat universitas dan ditutup di tingkat antar universitas/nasional. 

Terus, apakah semua mahasiswa berhak berpartisipasi? Sure, selagi kamu mahasiswa semester 1-6 kamu berhak banget buat join. Namun, pada umumnya akan ada syarat administrasi yang harus kamu penuhi terlebih dahulu seperti 10 sertifikat kejuaran/seminar dll. Jadi, pastikan kamu memiliki seminimalnya 10 sertifikat semasa kuliah ya!!! 

Struktur pemilihannya bagaimana? In short, kamu diminta untuk mengajukan proposal penelitian/karya tulis ilmiah berupa inovasi dengan mengangkat salah satu misi Sustainable Development Goals. Bagi yang belum familiar dengan SDG's silakan mampir di https://www.sdg2030indonesia.org . Karya tulis kamu pun harus selaras dengan program studi yang sedang kamu garap di universitas. Rentang waktu pembuatan KTI itu bervariasi, tergantung kebijakan univnya masing-masing. Waktu itu aku kedapatan selama 1 bulan lamanya. 

Setelah proses pembuatan KTI selesai, maka dilanjutkan dengan presentasi inovasi lewat mini presentasi selama 10-15 menit dan wajib berbahasa Inggris. Kemudian dilanjut dengan sesi tanya jawab yang juga masih berbahasa Inggris. Kamu akan ditanyai seputar Scientific Reason, alasan ilmiah mengapa kamu mengajukan proposal tersebut? kemudian metode S.M.A.R.T (Specific, Measurable, Achievable, Relevant dan Time-bound)nya bagaimana?, manfaat hingga what if your innovation doesn't running well? dan masih banyak lagi. 

Jika telah lulus di tingkat pertama, maka akan lanjut ke tingkat-tingkat berikutnya dengan strukturisasi yang sama. Bedanya, jika semakin tinggi tinggakatannya, jelas semakin menantang ajang pemilihannya karena kalian akan bersaing dengan Mapres terbaik dari yang terbaik. Aku juga melampirkan pdf KTI ku dulu beserta PPT-nya di bawah ya, semoga bermanfaat :)

Mapres Fi

Comments

Popular posts from this blog

Day 19 #30DayWritingChallenge

Tips vocation goes to Malaysia Ada 2 tips vocation dari aku buat teman-teman sekalian. Please, pilih sesuai dengan kepribadian teman-teman ya. Pertama, group vocation yaitu teman-teman ikut program liburan ke luar negeri bareng delegasi-delegasi lainnya. Faedahnya, bagi teman-teman yang perdana ke LN itu rencananya jelas, terarah dan aman pastinya. Jadi, temen-temen cukup ikuti aja alurnya bareng sie tour guide. Ada 3 rekomendasi program dari aku berdasarkan pengalaman pribadi. Pertama, bisa pilih program Asia Youth International Model United Nations yaitu program simulasi sidang PBB. Kedua, program study tour *jelasnya baca tulisanku di #Day8. Terakhir, bisa ikut travel agent tujuan LN. Searching aja di instagram banyak kok. Kalo di awal, aku tuh milih program AYIMUN selama 3 harian stayed di Putrajaya. Kemudian aku extended ke Penang secara mandiri agar lebih menchallenge diri. Pastiin kamu tahu mau kemana dan akan bertemu siapa ya. Waktu itu, kebetulan aku punya teman masa kecil dar...

Day 26 #30DayWritingChallenge

How am I able to handle my stress? As a Muslim all I  have to do is pray, a minute, j ust take my time, t he clock is ticking, so pray. Itu pertama kali yang aku lakuin. Then, aku nyanyi sekuat-kuatnya. Even my voice is worse, IDK. Aku gemar sekali nyanyi sekuat-kuatnya tanpa memedulikan keindahan suara. Setelah puas dan lelah bernyanyi aku akan tidur tanpa sadar dan stressku menghilang. Sesederhana itu memang. Tapi sebelum menemukan cara ini, tentu aku mencoba banyak hal. Maka, kalian pun harus begitu. Cobalah banyak hal yang masih terkesan positif yang bisa membantumu keluar dari nuansa stress. Sebenarnya, stress itu ada celahnya kok. Ada berbagai pintu menuju jalan keluar. Kita hanya perlu menemukannya. Jika aku bisa, begitu pun kamu. Lantas, ketika sudah keluar apakah penyebab dari stress akan langsung punah? Memang sih belum tentu, tapi setidaknya perasaan kita jadi jauh lebih baik di kala hendak bertindak menyelesaikannya.  Ini beberapa playtlist lagu yang sering kubawa ...

Day 25 #30DayWritingChallenge

So, do I have a K-Pop bias? Yes! Aku juga punya crush yang landed di dunia K-Pop. Berhubung aku introvert yang jarang keluar rumah, salah satu hiburanku di saat bosan adalah watching my favor K-Pop which is Jungkok (BTS Member). Aku memang tidak terlalu mengenal Jungkok secara pribadi, ya iyalah ga mungkin juga ya! Lebih tepatnya aku tidak type of fans yang mencari seluruh info tentang idolnya. Seperti kapan dia lahir, apa kesukaannya, masa lalunya dan lainnya. Di sini aku pure mengagumi karya-karya dan beragaman talentanya Jungkok.  Terserah deh mau dibilang bias atau bukan, intinya aku juga sesekali ngelihat idol Jungkok. Kenapa? Apa karena tampangnya yang ganteng? Terus, seolah aku berharap punya future husband seperti itu? Sorry to say pemikiran seperti ini kumohon tolong dicut. As I said, aku kagum dengan karya-karyanya dan beragam talentanya. Pertama, Jungkok ini member BTS yang paling muda tetapi paling bertalenta menurutku. Dia bisa hampir semua hal. Nyanyi bisa, melukis bi...