Penasaran kan gimana caranya jadi Mahasiswa Beprestasi? Skuyy disimak sefruit perjuanganku mencapai gelar ini. Awalnya alasanku ingin jadi Mapres of course karena title "Mahasiswa Berprestasi" ini sangat exclusive di telinga banyak orang. Benefitsnya tuh banyak bangat. Salah satunya yang bisa kudapati selama kuliah adalah kedudukanku jauh lebih dipertimbangan ketika mendaftar program beasiswa, exchange dan lainnya. Pasca kuliah pun, gelar ini masih sangat membantu mempercantik cv/resume sebagai personal brandingku untuk kembali menjajah beasiswa dan ranah pekerjaan.
So, apa sebenarnya Ajang Mahasiswa Berprestasi ini sampai kata writer se-cool itu? Sederhananya, Ajang Mahasiswa Berprestasi adalah sesi pemilihan mahasiswa berpotensi di bidangnya untuk dijadikan role model di kampusnya masing-masing atau bahkan di jajaran kampus-kampus se-Indonesia. Ajang Mawapres ini bertahap. Pertama di tingkat departemen/jurusan atau terkadang bisa langsung tingkat fakultas, kemudian tingkat universitas dan ditutup di tingkat antar universitas/nasional.
Terus, apakah semua mahasiswa berhak berpartisipasi? Sure, selagi kamu mahasiswa semester 1-6 kamu berhak banget buat join. Namun, pada umumnya akan ada syarat administrasi yang harus kamu penuhi terlebih dahulu seperti 10 sertifikat kejuaran/seminar dll. Jadi, pastikan kamu memiliki seminimalnya 10 sertifikat semasa kuliah ya!!!
Struktur pemilihannya bagaimana? In short, kamu diminta untuk mengajukan proposal penelitian/karya tulis ilmiah berupa inovasi dengan mengangkat salah satu misi Sustainable Development Goals. Bagi yang belum familiar dengan SDG's silakan mampir di https://www.sdg2030indonesia.org . Karya tulis kamu pun harus selaras dengan program studi yang sedang kamu garap di universitas. Rentang waktu pembuatan KTI itu bervariasi, tergantung kebijakan univnya masing-masing. Waktu itu aku kedapatan selama 1 bulan lamanya.
Setelah proses pembuatan KTI selesai, maka dilanjutkan dengan presentasi inovasi lewat mini presentasi selama 10-15 menit dan wajib berbahasa Inggris. Kemudian dilanjut dengan sesi tanya jawab yang juga masih berbahasa Inggris. Kamu akan ditanyai seputar Scientific Reason, alasan ilmiah mengapa kamu mengajukan proposal tersebut? kemudian metode S.M.A.R.T (Specific, Measurable, Achievable, Relevant dan Time-bound)nya bagaimana?, manfaat hingga what if your innovation doesn't running well? dan masih banyak lagi.
Jika telah lulus di tingkat pertama, maka akan lanjut ke tingkat-tingkat berikutnya dengan strukturisasi yang sama. Bedanya, jika semakin tinggi tinggakatannya, jelas semakin menantang ajang pemilihannya karena kalian akan bersaing dengan Mapres terbaik dari yang terbaik. Aku juga melampirkan pdf KTI ku dulu beserta PPT-nya di bawah ya, semoga bermanfaat :)

Comments
Post a Comment