Skip to main content

Day 23 #30DayWritingChallenge

What's my first book talking about?


Pembuatan buku yang pertama kali kugarap adalah "Freedom Writers". Sebuah buku bertemakan "Dare To Tell About Yourself" oleh komunitas yang kudirikan bernama Indonesia Agent of Change (IAC) x 31 relawan penulis di Indonesia. Sebelumnya, kenalkan Indonesia Agent of Change adalah organisasi non-profit di bidang pendidikan yang ingin menciptakan perdamaian dunia dengan saling membantu satu sama lain demi mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik. Kami percaya pada dunia dimana setiap anak bisa membaca. Tujuan kami adalah berinvestasi dalam pendidikan anak pada usia dini untuk memberdayakan generasi berikutnya.

Seperti judulnya, buku ini bercerita tentang kebebasan para penulis dalam mengekspresikan diri mereka menuju versi terbaiknya. Buku ini pun hadir atas inspirasi karya-karya yang jauh gemilang menginspirasi seperti kisah Freedom Writers versi barat dan pidato BTS oleh Kim Namjoon “We have learn to love ourselves. So, now I urge you to speak yourself. I like to ask all of you what is your name? what excites you and makes your heart beat? Tell me your story. I want to hear your voice, I want to hear your conviction. No matter who you are, where you are from, your skin color, your gender identity, just speak yourself. Find your name and find your voice by speaking yourself.”


Kami tahu dan sadar bahwa terlepas dari banyaknya kemalangan, penderitaan hingga rasa hilangnya jati diri juga ada banyak sekali orang di luar sana yang hadir dengan cerita heronya masing-maisng. Entah itu tentang perjuangan bertahan hidup, mencapai mimpi atau menemukan jati diri. Faktanya, engga semua orang berani berjuang bertarung bersama luka hingga memiliki berbagai bekas luka. 

Pervayalah, kita semua ini hebat dengan mampu bertahan, tumbuh dan berkembang menuju versi terbaik kita semua. IAC pun percaya bahwa menulis adalah salah satu cara terbaik berbagi virus inspirasi yang tidak hanya mampu menggerakkan insan para pembaca. Justru, mampu menghadirkan rasa duplikasi pada diri bahwa sebenarnya kita yang sedang berjuang ini, tidak sedang kesakitan sendirian.

Secepatnya, kita akan terbangun hentak tersadar bahwa memiliki rasa sakit dengan wajah yang babak belur sekalipun sebenarnya tidak pernah menjadi masalah. Ibaratkan begini, otak kita adalah "Super Computer" dan diri kita adalah program yang menjalankannya. So, ketika kita bilang ke diri kita bahwa kita akan baik-baik saja, it's oakay to not be okay, maka kita akan baik-baik saja dan akan lekas pulih pasca tragedi. Begitu pun sebaliknya dalam skenario terburuk dalam hidupmu.

Benar, sesungguhnya keterpurukan itu adalah ciptaan kita sendiri. Ketika akal sehat dan hati gagal meyakinkan Super Computermu hingga tak berhasil untuk dijalankan. So, mulai hari ini, saat ini juga... Mari membiasakan diri untuk memberi signal terbaik untuk menjalankan Super Computermu. Fighting!!!

Ohya, bagi yang penasaran akan buku kita bisa dibeli di farha publisher via instagramnya (@penerbitfarha).

Comments

Popular posts from this blog

Day 19 #30DayWritingChallenge

Tips vocation goes to Malaysia Ada 2 tips vocation dari aku buat teman-teman sekalian. Please, pilih sesuai dengan kepribadian teman-teman ya. Pertama, group vocation yaitu teman-teman ikut program liburan ke luar negeri bareng delegasi-delegasi lainnya. Faedahnya, bagi teman-teman yang perdana ke LN itu rencananya jelas, terarah dan aman pastinya. Jadi, temen-temen cukup ikuti aja alurnya bareng sie tour guide. Ada 3 rekomendasi program dari aku berdasarkan pengalaman pribadi. Pertama, bisa pilih program Asia Youth International Model United Nations yaitu program simulasi sidang PBB. Kedua, program study tour *jelasnya baca tulisanku di #Day8. Terakhir, bisa ikut travel agent tujuan LN. Searching aja di instagram banyak kok. Kalo di awal, aku tuh milih program AYIMUN selama 3 harian stayed di Putrajaya. Kemudian aku extended ke Penang secara mandiri agar lebih menchallenge diri. Pastiin kamu tahu mau kemana dan akan bertemu siapa ya. Waktu itu, kebetulan aku punya teman masa kecil dar...

Day 26 #30DayWritingChallenge

How am I able to handle my stress? As a Muslim all I  have to do is pray, a minute, j ust take my time, t he clock is ticking, so pray. Itu pertama kali yang aku lakuin. Then, aku nyanyi sekuat-kuatnya. Even my voice is worse, IDK. Aku gemar sekali nyanyi sekuat-kuatnya tanpa memedulikan keindahan suara. Setelah puas dan lelah bernyanyi aku akan tidur tanpa sadar dan stressku menghilang. Sesederhana itu memang. Tapi sebelum menemukan cara ini, tentu aku mencoba banyak hal. Maka, kalian pun harus begitu. Cobalah banyak hal yang masih terkesan positif yang bisa membantumu keluar dari nuansa stress. Sebenarnya, stress itu ada celahnya kok. Ada berbagai pintu menuju jalan keluar. Kita hanya perlu menemukannya. Jika aku bisa, begitu pun kamu. Lantas, ketika sudah keluar apakah penyebab dari stress akan langsung punah? Memang sih belum tentu, tapi setidaknya perasaan kita jadi jauh lebih baik di kala hendak bertindak menyelesaikannya.  Ini beberapa playtlist lagu yang sering kubawa ...

Day 25 #30DayWritingChallenge

So, do I have a K-Pop bias? Yes! Aku juga punya crush yang landed di dunia K-Pop. Berhubung aku introvert yang jarang keluar rumah, salah satu hiburanku di saat bosan adalah watching my favor K-Pop which is Jungkok (BTS Member). Aku memang tidak terlalu mengenal Jungkok secara pribadi, ya iyalah ga mungkin juga ya! Lebih tepatnya aku tidak type of fans yang mencari seluruh info tentang idolnya. Seperti kapan dia lahir, apa kesukaannya, masa lalunya dan lainnya. Di sini aku pure mengagumi karya-karya dan beragaman talentanya Jungkok.  Terserah deh mau dibilang bias atau bukan, intinya aku juga sesekali ngelihat idol Jungkok. Kenapa? Apa karena tampangnya yang ganteng? Terus, seolah aku berharap punya future husband seperti itu? Sorry to say pemikiran seperti ini kumohon tolong dicut. As I said, aku kagum dengan karya-karyanya dan beragam talentanya. Pertama, Jungkok ini member BTS yang paling muda tetapi paling bertalenta menurutku. Dia bisa hampir semua hal. Nyanyi bisa, melukis bi...