Cum Laude Tips, Check !!!
To be honest, I'm not kind of diligent student in my class. Kenapa engga? Karena sangking banyaknya mahasiswa aku tipikel yang malas untuk terus-terusan show up, kek lebih kesia-sia ga sih? Ada kalanya sih mau, ada kalanya juga engga dan lebih seringnya itu ya engga. Aku juga bukan tipikel "Si Pencatat Hasil Kuliah" karena aku juga males banget buat nyatat. Aku juga sering izin karena lebih suka melalang-buana ke kampus-kampus luar. Nilaiku juga ya pas-passan. Aku juga pernah ngulang 3 kali mata kuliah yang sama, ya karena alasan-alasan di atas tadi. Intinya, aku tuh ga pinter-pinter amet lah.
Tapi, kok bisa lulus *Cum Laude?
Awalnya aku juga bingung be like... Hah? Kok bisa ya?
Karena misi di awalku ya cukup oke lulus tepat waktu is enough.
Ternyata setalah aku throwback, aku kian sadar bahwa aku punya metode belajar yang cukup unik. Keunikan pertama, mesti aku jarang masuk kelas, tapi aku balas dengan coretan prestasi menang lomba dan selalu memberikan berita kemenangan kepada dosen dan kaprodi. Agak terdengar caper sih... Tapi ya haruslah, jika engga begitu nilai kita yang sering absen ga bakal aman hehe...
Kedua, ya mestipun aku jarang nyatet catatan kuliah, di saat moment yang penting/sukar dipahami aku ga lupa buat ngerecord. Karena yaps, aku prefer ke mendengar ketimbang baca. Pun ketika ada sesuatu yang genting untuk dibaca, aku lebih suka searching that topics on youtube dan membaca cepat materi dengan mewarnai bagian-bagian pentingnya saja dan menafsirkannya ke versiku.
Ketiga, jawaban ujianku selalu yang paling singkat dan padat. Berbeda dengan teman-teman sastra lainnya yang begitu naratif dalam menjawab soal-soal. Aku lebih suka to the point dan memilah kata-kata sempit sebagai representative sebuah deskripsi yang justru jika dicari artinya bisa lebih panjang dari deskripsi itu sendiri. Terkadang aku juga lebih suka menuliskan kata yang berbeda pada umumnya agar terkesen ellegan. Semisal "percepatan" menjadi "akselerasi", "secara besar" menjadi "massive" dan lainnya.
Terakhir, powerpoint presentasiku hampir selalu mendapat pujian. Untungnya, aku suka mendesign. Meatipun harus selalu totalitas ketika memaparkan point-point lewat PPT, aku tidak pernah merasa keberatan. Bagian ini sih yang paling kusuka. Terlebih saat presentasi, aku sangat terbantu atas skill public speaking dalam kompetisi debat yang acapkali kuikuti. Mostly, aku dinilai berbicara terstruktur dan easy dipahami.
To sum up, tiap-tiap kita pasti punya plus-minusnya masing-masing. As long as kita mengetahuinya, dan terus berusaha menemukan jalan keluarnya. Selagi kita kuliah di jurusan yang dirasa tepat, maka kamu ga perlu waktu lama untuk beradaptasi.
.png)
Comments
Post a Comment