Skip to main content

Day 7 #30DayWritingChallenge

 How did I outstanding internationally?


Pengen ga sih bisa aktif semasa kuliah? Pasti pengen dong ya? Apalagi aktif bisa keluar negeri dan gratissss. Ya lord, tentu itu impian setiap mahasiswa. Terus caranya gimana dong? 

Ala bisa karena mau dan terbiasa. Untuk bisa aktif hingga keluar negeri, kamu harus stay tune terus dengan informasi-informasi yang bisa menghantarkan kamu ke luar negeri. Misalnya, exchange/pertukaran pelajar, lomba, simulasi sidang PBB, study tour hingga internship. 

Cara agar kamu bisa dapetin semua informasi itu kamu bisa follow akun-akun lomba nasional-internasional di instagram atau medsos lainnya seperti AIESEC, AYIMUN hingga SCHOTER. Lalu, dukung dengan keterlibatan kamu dengan Unit Kegiatan di Kampus. Sering-sering juga bertanya dan sharing-sharing dengan para dosen/senior kamu di kampus. Intinya kamu sendirilah yang memang harus gelit mencari informasi. Jangan berharap informasi yang dateng nyamperin kamu. Itu sih nanti, ketika networking kamu sudah sangat luas maybe sih yes ga jarang banget informasi itu yang dateng nyamperin kita. Semisal datang dari temen, rekomendasi dosen hingga tag-kan temen-temen di sosmed.

Terus gimana cara dapetin fully funded-nya? Gampang-gampang susah sih menurut aku. Gampangnya jika memang program yang kamu apply itu sudah fully funded sedari awal dan rezeki kamu juga, ya alhamdulillah jadi gampang. 

Masalahnya, untuk program internasional ini kan banyak banget peminat/pesaingnya, sehingga peluang dapat fully fundednya akan semakin kecil. Dan jika kita masih minim prestasi ya maybe belum bisa dapet. Tapi tenang, cobain jalur B yaitu mengajukan proposal bantuan dana sebanyak-banyaknya.


2019 lalu ketika aku ikut Asia Youth Internasional Model United Nations di Putrajaya, Malaysia itu sebenarnya self-funded program which is aku harus bayar around 5 juta untuk program full 3 hari. But, dari 5 juta tersebut, aku sama sekali ga ada ngeluarin uang pribadi. Kok bisa? Itu tadi, aku nyebarin cukup banyak proposal bantuan/support dana.

Dari fakultas aja aku dapet 1 juta, dari biro rektor juga 1 juta, dari ETOS ID pusat juga 1 juta, dari pemkab daerahku Labuhanbatu Utara itu full tiket PP pesawat aroun 1,6 juta dan sisanya aku dapat bantuan dari kantor camat dan lurah setempat. Bahkan aku juga dapat bantuan dari partai-partai yang punya program pendidikan. 


Kok bisa sih dapet bantuan dana semudah ini? eitttsss. Ga mudah juga sih di bangian nyebarin proposal ini. Yang agak susahnya ya kita harus rajin-rajin follow up ke tempat yang kita sebar. Dan uangnya tuh biasanya ga langsung cair. Tunggu 1-3 kali follow up biasanya. Karena masing-masing institusi punya skema berupa alur pengeluaran dananya masing-masing which is wajib kita ikuti. Beberapa dari temanku juga acapkali gagal dan menyerah karena faktor kurang bersabar dan isi proposalnya sendiri tidak outstanding.


Maksudnya tidak oustanding itu apa? Artinya isi dari proposal kamu tidak jelas/tidak terstruktur sehingga pembaca bingung kamu mau apa? ngapain? tujuannya apa? kapan? dimana? seurgent apa? manfaatnya apa? keuntungan buat kami apa?

Semua itu harus dituliskan seringkas dan semenarik mungkin. Dan kamu wajib untuk memperhatikan design proposalnya yaitu haruslah menarik perhatian, rapi dan ditulis dengan font dan ukuran huruf yang mudah dibaca. Jika perlu, berikan ilustrasi/gambaran kegiatan pra atau yang akan berlangsung agar semakin menarik dan outstanding.

Comments

Popular posts from this blog

Day 19 #30DayWritingChallenge

Tips vocation goes to Malaysia Ada 2 tips vocation dari aku buat teman-teman sekalian. Please, pilih sesuai dengan kepribadian teman-teman ya. Pertama, group vocation yaitu teman-teman ikut program liburan ke luar negeri bareng delegasi-delegasi lainnya. Faedahnya, bagi teman-teman yang perdana ke LN itu rencananya jelas, terarah dan aman pastinya. Jadi, temen-temen cukup ikuti aja alurnya bareng sie tour guide. Ada 3 rekomendasi program dari aku berdasarkan pengalaman pribadi. Pertama, bisa pilih program Asia Youth International Model United Nations yaitu program simulasi sidang PBB. Kedua, program study tour *jelasnya baca tulisanku di #Day8. Terakhir, bisa ikut travel agent tujuan LN. Searching aja di instagram banyak kok. Kalo di awal, aku tuh milih program AYIMUN selama 3 harian stayed di Putrajaya. Kemudian aku extended ke Penang secara mandiri agar lebih menchallenge diri. Pastiin kamu tahu mau kemana dan akan bertemu siapa ya. Waktu itu, kebetulan aku punya teman masa kecil dar...

Day 26 #30DayWritingChallenge

How am I able to handle my stress? As a Muslim all I  have to do is pray, a minute, j ust take my time, t he clock is ticking, so pray. Itu pertama kali yang aku lakuin. Then, aku nyanyi sekuat-kuatnya. Even my voice is worse, IDK. Aku gemar sekali nyanyi sekuat-kuatnya tanpa memedulikan keindahan suara. Setelah puas dan lelah bernyanyi aku akan tidur tanpa sadar dan stressku menghilang. Sesederhana itu memang. Tapi sebelum menemukan cara ini, tentu aku mencoba banyak hal. Maka, kalian pun harus begitu. Cobalah banyak hal yang masih terkesan positif yang bisa membantumu keluar dari nuansa stress. Sebenarnya, stress itu ada celahnya kok. Ada berbagai pintu menuju jalan keluar. Kita hanya perlu menemukannya. Jika aku bisa, begitu pun kamu. Lantas, ketika sudah keluar apakah penyebab dari stress akan langsung punah? Memang sih belum tentu, tapi setidaknya perasaan kita jadi jauh lebih baik di kala hendak bertindak menyelesaikannya.  Ini beberapa playtlist lagu yang sering kubawa ...

Day 25 #30DayWritingChallenge

So, do I have a K-Pop bias? Yes! Aku juga punya crush yang landed di dunia K-Pop. Berhubung aku introvert yang jarang keluar rumah, salah satu hiburanku di saat bosan adalah watching my favor K-Pop which is Jungkok (BTS Member). Aku memang tidak terlalu mengenal Jungkok secara pribadi, ya iyalah ga mungkin juga ya! Lebih tepatnya aku tidak type of fans yang mencari seluruh info tentang idolnya. Seperti kapan dia lahir, apa kesukaannya, masa lalunya dan lainnya. Di sini aku pure mengagumi karya-karya dan beragaman talentanya Jungkok.  Terserah deh mau dibilang bias atau bukan, intinya aku juga sesekali ngelihat idol Jungkok. Kenapa? Apa karena tampangnya yang ganteng? Terus, seolah aku berharap punya future husband seperti itu? Sorry to say pemikiran seperti ini kumohon tolong dicut. As I said, aku kagum dengan karya-karyanya dan beragam talentanya. Pertama, Jungkok ini member BTS yang paling muda tetapi paling bertalenta menurutku. Dia bisa hampir semua hal. Nyanyi bisa, melukis bi...