Skip to main content

Day 30 #30DayWritingChallenge

What's genuinely the purpose of my blog?


Sungguh, aku masih belajar dengan ini. Tetapi, boleh saja aku berbagi agar terus bermuhasabah diri. Aku sedang melatih penataan/manajemen waktu bersama diriku. Tantangan menulis selama 30 hari ini adalah salah satunya. Aku melatih diriku untuk terus memiliki waktu dalam hal pengembangan diri. Jika kalian membaca postingan ini. Maka, aku berhasil menyelesaikan misi ini. Bukan agar sekadar ada atau pernah. Melainkan agar terlatih. Ada 2 poin utama yang sedang kulatih dalam tantangan ini. Pertama, proses manajemen waktu baru/asing. Kedua, mengeksplorasi diri. 

Point pertama, pasca kuliah aku justru punya banyak hal yang harus kulakukan. Di waktu dan situasi yang sama bahkan aku harus menyelesaikannya dalam sekali jalan. Pun ditambah lagi dengan hal-hal yang tak terduga. Mulanya, aku gagap dengan suasana ini. Tak terbiasa dengan tekanan, beban yang kian bertambah hingga topik yang berbeda-beda di waktu yang sama haruslah segera dituntaskan. 

Oleh karena itu, aku menantang diri sendiri untuk menulis selama 30 hari di waktu yang selalu sama yaitu pukul 08.00 pagi namun dengan bahasan yang tidak sama. Fungsinya, agar aku sadar dan terbiasa bahwa setiap harinya yang akan kujalani akan terus berbeda dan beragam dan aku harus siap untuk itu semua. Finally, I did it. Thank you diri akoh hehe...

Point kedua, di dunia ini terlalu banyak tuntutan untuk menjadi super power. Katakanlah, multi talenta yang bisa banyak hal mesti dipekerjaan di satu hal. Faktanya, profesi hanyalah sebuah nama yang apabila dideskripsikan maka akan punya banyak definisi. Belum lagi didefinisikan oleh orang yang berbeda-beda. Kita harus siap. Mau tidak mau, suka ataupun tidak suka. Dalam hal aku bereksplorasi bersama diri adalah upaya untuk menilai dan memahami potensi-potensi talentaku. Oh, ternyata aku bisa ini. Oh, ternyata aku tertarik dengan ini maka setelah ini aku akan pelajari. Oh, ternyata aku memang sangat berbakat di sini dan ternyata ini adalah sisi terlemahku. 

Endingnya, aku mengenali segala coners diriku dan memahami setiap detail timingnya. Yang pasti, bukan sekadar memahami yaitu hanya megenal. Tetapi mahir mengendalikan dan mengatasi segala sebab-akibatnya.

Comments

Popular posts from this blog

Day 19 #30DayWritingChallenge

Tips vocation goes to Malaysia Ada 2 tips vocation dari aku buat teman-teman sekalian. Please, pilih sesuai dengan kepribadian teman-teman ya. Pertama, group vocation yaitu teman-teman ikut program liburan ke luar negeri bareng delegasi-delegasi lainnya. Faedahnya, bagi teman-teman yang perdana ke LN itu rencananya jelas, terarah dan aman pastinya. Jadi, temen-temen cukup ikuti aja alurnya bareng sie tour guide. Ada 3 rekomendasi program dari aku berdasarkan pengalaman pribadi. Pertama, bisa pilih program Asia Youth International Model United Nations yaitu program simulasi sidang PBB. Kedua, program study tour *jelasnya baca tulisanku di #Day8. Terakhir, bisa ikut travel agent tujuan LN. Searching aja di instagram banyak kok. Kalo di awal, aku tuh milih program AYIMUN selama 3 harian stayed di Putrajaya. Kemudian aku extended ke Penang secara mandiri agar lebih menchallenge diri. Pastiin kamu tahu mau kemana dan akan bertemu siapa ya. Waktu itu, kebetulan aku punya teman masa kecil dar...

Day 26 #30DayWritingChallenge

How am I able to handle my stress? As a Muslim all I  have to do is pray, a minute, j ust take my time, t he clock is ticking, so pray. Itu pertama kali yang aku lakuin. Then, aku nyanyi sekuat-kuatnya. Even my voice is worse, IDK. Aku gemar sekali nyanyi sekuat-kuatnya tanpa memedulikan keindahan suara. Setelah puas dan lelah bernyanyi aku akan tidur tanpa sadar dan stressku menghilang. Sesederhana itu memang. Tapi sebelum menemukan cara ini, tentu aku mencoba banyak hal. Maka, kalian pun harus begitu. Cobalah banyak hal yang masih terkesan positif yang bisa membantumu keluar dari nuansa stress. Sebenarnya, stress itu ada celahnya kok. Ada berbagai pintu menuju jalan keluar. Kita hanya perlu menemukannya. Jika aku bisa, begitu pun kamu. Lantas, ketika sudah keluar apakah penyebab dari stress akan langsung punah? Memang sih belum tentu, tapi setidaknya perasaan kita jadi jauh lebih baik di kala hendak bertindak menyelesaikannya.  Ini beberapa playtlist lagu yang sering kubawa ...

Day 25 #30DayWritingChallenge

So, do I have a K-Pop bias? Yes! Aku juga punya crush yang landed di dunia K-Pop. Berhubung aku introvert yang jarang keluar rumah, salah satu hiburanku di saat bosan adalah watching my favor K-Pop which is Jungkok (BTS Member). Aku memang tidak terlalu mengenal Jungkok secara pribadi, ya iyalah ga mungkin juga ya! Lebih tepatnya aku tidak type of fans yang mencari seluruh info tentang idolnya. Seperti kapan dia lahir, apa kesukaannya, masa lalunya dan lainnya. Di sini aku pure mengagumi karya-karya dan beragaman talentanya Jungkok.  Terserah deh mau dibilang bias atau bukan, intinya aku juga sesekali ngelihat idol Jungkok. Kenapa? Apa karena tampangnya yang ganteng? Terus, seolah aku berharap punya future husband seperti itu? Sorry to say pemikiran seperti ini kumohon tolong dicut. As I said, aku kagum dengan karya-karyanya dan beragam talentanya. Pertama, Jungkok ini member BTS yang paling muda tetapi paling bertalenta menurutku. Dia bisa hampir semua hal. Nyanyi bisa, melukis bi...